Media Coverage


Kutai Timur Kumpulkan Dana CSR Rp 137,4 Miliar

Kutai Timur Kumpulkan Dana CSR Rp 137,4 Miliar

Moeira Moeliono dari Center For International Forestry Research (CIFOR) mengatakan CSR lebih diartikan sebagai anggaran penebus dosa perusahaan-perusahaan atas kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Sehingga anggaran yang ada sekarang dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk merehabilitasi kerusakan yang sudah terjadi serta kemajuan masyarakat. Dalam pemanfaatan CSR, Moeira memberikan rekomendasi kepada Kabupaten Kutai Timur untuk memberikan perhatian kepada penanganan Taman Nasional Kutai. Dia menilai kawasan konservasi ini semakin memprihatinkan dengan adanya perambahan, pembalakan serta aktivitas masyarakat.”Peran daerah mengarahkan agar usaha masyarakat selaras dengan konservasi Taman Nasional Kutai,” ungkapnya.


Cifor Gandeng TNK dan Dinas LH Adakan Lokakarya CSR

Cifor Gandeng TNK dan Dinas LH Adakan Lokakarya CSR

Cifor bekerja sama dengan Taman Nasional Kutai (TNK) dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemkab Kutai Timur (Kutim), menggelar lokakarya tanggung jawab sosial perusahaan (TSP) atau lebih dikenal dengan Coorporate Social Responsibility (CSR).


Costa Rica reúne a representantes de 24 países en seminario internacional sobre cambio climático.

Costa Rica reúne a representantes de 24 países en seminario internacional sobre cambio climático.

El seminario es promovido por el Centro Agronómico Tropical de Investigación y Enseñanza (CATIE) y el Centro Internacional para la Investigación Forestal (CIFOR), mientras cuanta con el apoyo financiero de la Unión Europea.Tiene como objetivo entender el papel que juegan los servicios ecosistémicos en el marco de la adaptación al cambio climático, a fin de contribuir en la toma de decisiones. Como parte de los seis bloques temáticos que dan lugar al seminario, se presentarán teorías y estudios relacionados con las más recientes investigaciones y actividades del campo tratado.


Borneo’s Moment of Truth

Borneo’s Moment of Truth

“Governance is almost everything, in that if we can’t get it right, nothing else matters,” says Frances Seymour of the Center for International Forestry Research (CIFOR), an international organization headquartered in Indonesia and committed to conserving forests and improving the livelihoods of people in the tropics. “The challenge,” Frances Seymour says, “is how we help communities and local governments make better decisions for the long term, because what’s going on now is a short-term spasm of making money, and ten years from now jobs are going to be gone and income sources are going to be gone.” And the Indonesian hinterlands will remain as poor as ever.


Penjurian untuk Menentukan yang Terbaik

Penjurian untuk Menentukan yang Terbaik

Komunitas Greening Campus (CIFOR atau Center for International Forestry Research), tak mau kalah. Kertas print yang tidak terpakai dikumpulkan dan dipotong-potong untuk dijadikan kertas coret-coretan dengan desain dan model yang menarik. Mereka juga melakukan gerakan bike to work dengan cara mambawa sepeda untuk berangkat ke kantor. Mereka menggabungkan diri dengan salah satu komunitas pengguna sepeda sebagai pengganti kendaraan bermotor menuju ke kantor.


Pay indigenous people to protect rainforests, conservation groups urge

Pay indigenous people to protect rainforests, conservation groups urge

Rich countries should try to cut the greenhouse gas emissions caused by deforestation by first investing in the people who live and use forests, rather than relying on the financial carbon markets to encourage conservation, leading development experts have proposed. If not, they risk unleashing a wave of land grabs, corruption, cultural destruction and civil conflict, said the Washington-based Rights and Resources Initiative, a coalition of of UN- and government-funded research organisations including the World Conservation Union and the Center for International Forestry Research (Cifor).


CSR Perusahaan di Indonesia belum efektif

CSR Perusahaan di Indonesia belum efektif

Hal itu dikemukakan Peneliti Lembaga Sosial Masyarakat Internasional CIFOR Moira Moeliono dalam lokakarya hasil kaji CSR Bukan Hanya Laba Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang diiukti oleh sejumlah perusahaan tambang dan migas di di aula Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Kamis 16/10. “CSR adalah kewajiban perusahaan yang harus dilaksanakan terhadap lingkungan masyarakat. Karena perusahaan melakukan ”dosa” yang cukup besar terhadap kerusakan lingkungan. Sebagai gantinya program CSR harus efektif,” katanya. Selama ini, katanya, dalam penyusuanan program CSR, perusahaan dan pemerintah daerah berjalan sendiri-sendiri. Akibatnya, tidak ada sinkrionisasi kebijakan dalam pengembangan sosial masyarakat.


East Kutai collects Rp 137.4 billion CSR funds

East Kutai collects Rp 137.4 billion CSR funds

Moeira Moeliono of the Center for International Forestry Research (CIFOR), however, said the money should be used to save the environment damaged by the companies and for public welfare. Moeira recommended the administration pay more attention to the Kutai National Park.



Top