Frances Seymour of the Center for International Forestry Research said Indonesia was a globally significant source of greenhouse gas emissions because of peat fires. "New interest in forests because of climate change provides an opportunity to shift the political economy of forests," she said. Seymour said climate change was likely to increase the probability of high-intensity rainfall events, which would in turn increase the risk of landslides. "Maintenance of forest vegetation can help stabilize the slope for some types of land movement," she said. Decision makers do not care much about forest, as evident in the continuing tolerance for destructive logging practices, overinvestment in wood-processing capacity and illegal logging and trade, she said.
Media Coverage
Yaoundé : La journée de la Forêt se célèbre demain
Les hommes de médias se sont retrouvés hier, mardi, dans la salle des conférences du Centre d’écoute des Nations-unies à Yaoundé. C’était pour un briefing sur la journée de la forêt que le Centre de recherche forestière internationale (Cifor) organise demain jeudi au palais des Congrès.
Green Festival – Bumi Seratus Tahun Lagi
Mereka menekuni data-data yang merupakan kontribusi dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Yayasan Pelangi, World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), CIFOR, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta dan IPB, Dana Mitra Lingkungan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Swisscontact Indonesia, dan Kompas.
Praktek Menanam Buat Anak-Anak di Green Festival
Untuk mengajak anak-anak mengenal dan menyayangi tanaman, Center International Forestry Research (CIFOR) mengadakan praktek menanam tanaman Sansevieria di area Kid Zone, Green Festival di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (20/4). Reseach Officer Integrated Law Enforcement Approach Project Forest and Governance Programme CIFOR Anna Christina Sinaga menjadi pemandu dalam praktek menanam ini.
Redd klimaet med DVD
Karbondioksid, dagens miljøversting når det gjelder klimaendring, slippes ut i lufta ved forbrenning av fossile brennstoffer. Men hvis gassen i stedet kan fanges opp og brukes som råmateriale i plastindustrien, kan man slå to fluer i en (plast)smekk.
Pembinaan di 7 Titik di Gunung Kidul ; potensi jati tak dibarengi kesejahteraan petani
Potensi jati yang begitu besar dalam kenyataan tidak selalu dibarengi dengan kesejahteraan petani. Bahkan sebagian petani masih berada di bawah garis kemiskinan dan mereka sulit mengembangkan teknik produksinya karena pelbagai keterbatasan. Keterbatasan pengetahuan petani dalam teknik budidaya jati menyebabkan kayu jati yang dihasilkan belum memenuhi standar kualitas yang dikehendaki industri. Hal tersebut dikemukakan Pemimpin Proyek CIFOR (center for international forestry research), Dede Rohadi dalam media briefing di sela ‘Pertemuan tahunan proyek penelitian peningkatan manfaat ekonomi hutan rakyat jati dalam sistem agroforestry di Indonesia’ (ACIAR Teak Project Annual Meeting) di Hotel Quality, Selasa (15/4) yang dibuka Bupati Gunungkidul Suharto SH.
Gunungkidul Kembangkan Hutan Jati Rakyat
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bertekad mengembangkan hutan jati rakyat. Kali ini bekerja sama dengan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR). Menanggapi rendahnya harga jati di Gunungkidul, Ketua Centre for International Forestry Research Dede Rohadi mengatakan perbedaan itu terjadi karena petani kurang cukup informasi, termasuk soal sertifikasi. "Selama ini petani cenderung bertindak sendiri-sendiri, sehingga daya tawarnya tidak kuat," katanya.
Proyek Hutan Jati Rakyat
Dalam rangka memberdayakan masyarakat di Gunungkidul, Center for International Forestry Research (Cifor) yang didanai Australian Center for Agricultural Research, kemarin (15/4), memaparkan proyek pengembangan hutan jati rakyat kabupaten itu. Melalui kegiatan di Hotel Quality, Jl Laksda Adisucipto, Yogyakarta tersebut diharapkan akan menghasilkan sistem pengelolaan terpadu hutan rakyat.