Pembinaan di 7 Titik di Gunung Kidul ; potensi jati tak dibarengi kesejahteraan petani

Potensi jati yang begitu besar dalam kenyataan tidak selalu dibarengi dengan kesejahteraan petani. Bahkan sebagian petani masih berada di bawah garis kemiskinan dan mereka sulit mengembangkan teknik produksinya karena pelbagai keterbatasan. Keterbatasan pengetahuan petani dalam teknik budidaya jati menyebabkan kayu jati yang dihasilkan belum memenuhi standar kualitas yang dikehendaki industri. Hal tersebut dikemukakan Pemimpin Proyek CIFOR (center for international forestry research), Dede Rohadi dalam media briefing di sela ‘Pertemuan tahunan proyek penelitian peningkatan manfaat ekonomi hutan rakyat jati dalam sistem agroforestry di Indonesia’ (ACIAR Teak Project Annual Meeting) di Hotel Quality, Selasa (15/4) yang dibuka Bupati Gunungkidul Suharto SH.

Top