Selama tiga dekade Orde Baru, sektor kehutanan merupakan primadona dalam penggerak pembangunan bangsa. Sektor kehutanan memberikan kontribusi devisa yang cukup besar setelah migas. Atas nama pembangunan, sumberdaya hutan Indonesia yang kaya keanekaragaman hayati (biodiversity) itu pun dikuras habis-habisan.